Rabu, 21 Maret 2012

PENGANGGURAN


Pendahuluan

Latar belakang

            Sejak terjadi krisis ekonomi, social , dan politik pada tahun 1997 yang dialami bangsa indonesia membuat pemerintah dan masyarakat terpuruk dan makin miskin. Kondisi demikian menyadarkan kita bahwa berbagai kebijakan dan program pembangunan selama ini belum mampu secara tuntas menyelesaikan masalah kemiskinan terbukti dan sangat rentannya terhadap krisis ekonomi, social, dan politik. Jika dicermati dari sudut penyebab kemiskinan dapat disebabkan oleh 2 faktor. Pertama : factor internal yakni factor yang ada pada individu, keluarga atau komunitas masyarakat miskin itu sendiri, seperti rendahnya tingkat pendidikan dan rendahnya tingkat pendapatan, Kedua factor eksternal yakni dipengaruhi oleh kebijakan global seperti social , politik, hokum, dan ekonomi. Sedangkan dari sudut dampak kemiskinan akan menimbulkan dampak yang sangat besar jika tidak ditanggulangi seperti menurunnya kualitas sumber daya manusia, munculnya ketimpangan dan kecemburuan social, terganggunya stabilitas sosial, meningkatnya angka kriminalitas dan dampak  social lainnya.

            Kurang berhasilnya upaya penuntasan penanggulangan kemiskinan yang telah dilakukan dikarenakan berbagai kebijakan dan program penanggulangan kemiskinan yang selama ini dilakukan selalu bersifat parsial, sektoral dan tidak terintegrasi serta tidak focus bahkan terkadang / ada beberapa kebijakan program yang justru menyebabkan terjadinya proses pemiskinan ditingkat masyarakat. Mengingat kompleknya penyebab dan dampak yang ditimbulkan oleh masalah kemiskinan serta kurang berhasilnya kebijakan dan program penanggulangan kemiskinan yang selama ini dilakukan, jika selama ini penanggulangan kemiskinan hanya difokuskan pada aspek ekonomi maka stategi kedepan akan diperluas tidak hanya meliputi pembangunan aspek ekonomi, tetapi juga aspek social budaya dan keamanan , disamping itu kesejahteraan kelompok masyarakat yang hidup didaerah tertinggal memerlukan perhatian dan keberpihakan yang besar dari pemerintah . oleh karena itu dalam upaya mengatasi dan menanggulangi  kondisi  tersebut diperlukan stategi dan program prioritas pembangunan yang difokuskan pada percepatan dan pemerataan pembangunan.

            Disadari bahwa pelaksanaan pembangunan daerah bukan merupakan tangung jawab pemerintah secara keseluruhan tetapi merupakan tangung jawab semua pihak dan masyarakat , sehingga hasil yang diperoleh dapat bermanfaat dan sekaligus dapat membebaskan daerah daerah dari ketertinggalan, yang pada akhirnya dapat terwujud


Rumusan masalah
Berdasarkan latar belakang diatas, saya akan mencoba untuk melakukan penelitian terhadap pengangguran diindonesia. Permasalahan mendasar dalam penelitian ini adalah banyaknya pengangguran diindonesia. Dari permasalahan di atas, dapat dirinci rumusan masalah sebagai berikut :
  1. pengertian pengangguran?
  2. apa saja jenis jenis pengangguran ?
  3. bagaimana dampak pengangguran yang akan terjadi?


Tujuan dan manfaat
  1. Untuk memperoleh gambaran tentang pengangguran
  2. untuk mengedukasi masyarakat Indonesia terhadap pengangguran dan
  3. untuk mengetahui cara yang tepat untuk mengatasi dan menghindari supaya pengangguran tidak terjadi diindonesia lagi



Teori
Pengangguran adalah orang yang termasuk dalam usia angkatan kerja tetapi tidak bekerja atau sedang dalam mencari pekerjaan.


1.      Jenis-jenis Pengangguran
Jenis-jenis pengangguran dapat dibedakan menurut sifat dan penyebabnya.

  1. Pengangguran berdasarkan sifatnya

Berdasarkan sifatnya, pengangguran dapat dibagi menjadi 3, yaitu :
  1. Pengangguran terbuka adalah orang yang sama sekali tidak bekerja (meski hanya 1 jam perminggu) dan sedang mencari pekerjaan. Pengangguran terbuka biasanya paling banyak dari lulusan SMA / perguruan tinggi yang sedang mencari pekerjaan.
  2. Setengah pengangguran adalah orang-orang yang bekerja kurang dari 35 jam/minggu. Dalam standar internasional yang biasa digunakan, seseorang dikatakan bekerja jika bekerja secara penuh selama 35 jam/lebih setiap minggunya
  3. Penganguran terselubung adalah orang-orang yang bekerja pada satu pekerjaan yang sebenarnya cukup dikerjakan dengan jumlah orang yang lebih sedikit.

  1. Pengangguran berdasarkan penyebabnya

Berdasarkan penyebabnya, pengangguran dapat dibagi menjadi 3, yaitu :
  1. Pengangguran friksional ( sedang mencari pekerjaan ) adalah penganguran yang terjadi pada orang yang sedang mencari pekerjaan. Penyebab timbulnya adalah:
      - Informasi lowongan kerja yang tidak sempurna
      - proses perekrutan tenaga kerja yang lama


       Ada 2 jenis pengangguran friksional yaitu :
      -Pengangguran sukarela adalah orang-orang yang sebenarnya dapat bekerja disuatu tempat, tetapi memilih menganggur untuk mencari pekerjaan lain yang        lebih baik
      -Pengangguran terpaksa adalah seseorang sebenarnya masih ingin bekerja      ditempat yang sama, namun menganggur karena terpaksa.Penyebabnya karena              diberhentikan atau karena perusahaan tempatnya bekerja tidak lagi beroperasi
  1. Pengangguran Struktural adalah pengangguran yang timbul karena perubahan structural dipasar tenaga kerja sehingga struktur tenaga kerja yang ada tidak cocok lagi dengan permintaan dipasar kerja.Struktur tenaga kerja yang dimaksud adalah jenis keterampilan,jabatan,jenis industri, atau lokasi geografis.Penyebabnya adalah penyebab alami yaitu perubahan ekonomi yang mengubah struktur permintaan tenaga kerja .contoh : digantikannya para petani dari sector petanian dengan teknologi sehingga para petani terancam kehilangan pekerjaannya.
  2. Pengangguran musiman adalah pengangguran yang terjadi akibat perputaran roda perekonomian. Pengangguran musim dapat juga terjadi karena pergantian musim. Misalnya: petani padi yang hanya bekerja pada musim tanam dan musim panen sehingga diluar musim ini para petani terancam menganggur


Jika ekonomi suatu negara sedang tumbuh pesat banyak sektor usaha yang dibuka. Dengan demikian, permintaan tenaga kerja menjadi lebih tinggi dan pengangguran menjadi rendah. Dalam kondisi sebaliknya, ketika ekonomi mengalami resesi (Kelesuan) permintaan tenaga kerja akan lebih rendah ,akibatnya pengangguran menjadi tinggi. Untuk mengetahui besarnya tingkat pengangguran dapat dilakukan dengan perhitungan sebagai berikut :

Tingkat pengangguran = Jumlah Penganggur       x  100%
                                   Jumlah Angkatan kerja


Pembahasan
Dampak Buruk Pengangguran

Dampak pengangguran setiap negara berbeda-beda . Dinegara maju seperti : amerika dan inggris menerapkan system tunjangan pengangguran yaitu , pemerintah akan memberikan sejumlah uang kepada setiap orang yang masih menganggur. Tujuannya untuk mengurangi kemungkinan mereka melakukan kejahatan. Penganguran dinegara seperti ini akan meningkatkan beban anggaran pemerintah dari 2 sisi. Pertama , meningkatnya pengangguran berarti pemerintah harus mengeluarkan dana tunjangan pengangguran yang lebih besar. Kedua , meningkatnya pengangguran berarti pemerintah akan menerima pajak yang lebih kecil. Dinegara-negara yang tidak mempunyai sistem tunjangan pengangguran seperti diindonesia , Dampak buruk pengangguran sebagai berikut :


A.Kerugian ekonomi
            Pengangguran menyebabkan hilangnya kesempatan untuk menghasilkan pendapatan , baik pendapatan individu maupun pendapatan nasional. Pengangguran juga dapat menyebabkan pendapatan atau produksi nasional lebih rendah dari yang seharusnya dapat dicapai.

B.Kejahatan Dan Masalah Sosial Lainnya
            Diindonesia tidak ada dana tunjangan bagi pengangguran, maka orang-orang miskin yang tidak bekerja mudah sekali melakukan tindak kejahatan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Seorang pengangur mempunyai beban psikologis yang berat karena dia merasa keberadaannya kurang dihargai dan dapat menimbulkan ketidakstabilan emosi seperti tindak kejahatan. Kejahatan yang banyak terjadi adalah pencurian, pelacuran, dan peredaran obat-obat terlarang

C.Kemiskinan AntarGenerasi
            Apabila disuatu negara masyarakat tidak dapat menikmati pendidikan secara gratis/murah. Maka pengangguran akan menciptakan kemiskinan antargenerasi yang terus menerus. Inilah yang terjadi diindonesia Orang-orang menganggur (Terutama menganggur karena terpaksa, termasuk setengah pengangguran dan pengangur terselubung) akan menjadi miskin

Contoh kasus

Karyawan Pabrik Terancam Menganggur

Cengkareng, Warta kota

Kebakaran yang melanda 4 gudang milik PT surya pasifik sejahtera dijalan peternakan Raya RT 05/03, kapuk ,cengkareng, jakarta barat, meninggalkan persoalan bagi para pekerjanya. Akibat peristiwa kebakaran ratusan karyawan yang mengandalkan hidupnya diperusahaan itu pun terancam kehilangan pekerjaannya.
            ”ya sudahlah. Mau gimana lagi. Kalau pabrik masih dalam keadaan seperti ini, ya... tidak bisa kerja dulu”kata widodo( alias nganggur). 4 gudang milik PT surya pasifik sejahtera, mulai terbakar pada senin (13/2) dinihari. Namun hingga selasa (14/2) pagi asap hitam masih terlihat mengepul di titik kebakaran. Sampai akhirnya sekitar pukul 13.00 WIB petugas pemadam kebakaran dapat memadamkan api setelah / setelah 36 jam kemudian.
            Kepala seksi Operasional pemadam kebakaran jakarta barat, sutarno. Menuturkan pabrik tersebut belum memenuhi standar kelayakan pengamanan kebakaran. ” Proteksi kebakaran dipabrik ini harus diakui masih minim. Banyak hidran yang tidak beroperasi, bahkan alarm kebakaran pun tidak ada,”kata sutarno. Selain itu, tiap 25 m harus ada tabung pemadam (fire extingguisher), maupun alat pemadam kebakaran ringan (APAR).

Referensi sumber :
Buku Widia utama
Koran warta kota . rabu, 15 februari 2012

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar